Saksikan pagi anakku
Subuh yang indah
Saat matahari menyeruak masuk
Saat rasa dingin berganti hangat
Saat bising suara kendaraan mulai memecah kesunyian
Gedung-gedung itu tertutup
Entah kabut, entah asap polusi
Tapi pagi yang indah memunculkan bayangan gedung
Serupa siluet berwarna abu-abu muda
Pagi menyeruak di Jakarta
Beberapa saat lagi jalanan di bawah gedung ini akan dibanjiri kendaraan
Jakarta yang tak pernah berhenti
Seperti waktu yang belum juga berhenti
Bila saatnya waktuku terhenti
Aku tak lagi menemukan pagi
Aku berpesan pada putraku
Saksikanlah kehadiran pagi setiap hari
Karena geliat pagi akan memberi mu semangat
Untuk meraih rezeki hari ini
(Pagi jam setengah enam sebelum berangkat ke Anyer, wisma mulia lt.17 16 maret 2005)
Saat matahari menyeruak masuk
Saat rasa dingin berganti hangat
Saat bising suara kendaraan mulai memecah kesunyian
Gedung-gedung itu tertutup
Entah kabut, entah asap polusi
Tapi pagi yang indah memunculkan bayangan gedung
Serupa siluet berwarna abu-abu muda
Pagi menyeruak di Jakarta
Beberapa saat lagi jalanan di bawah gedung ini akan dibanjiri kendaraan
Jakarta yang tak pernah berhenti
Seperti waktu yang belum juga berhenti
Bila saatnya waktuku terhenti
Aku tak lagi menemukan pagi
Aku berpesan pada putraku
Saksikanlah kehadiran pagi setiap hari
Karena geliat pagi akan memberi mu semangat
Untuk meraih rezeki hari ini
(Pagi jam setengah enam sebelum berangkat ke Anyer, wisma mulia lt.17 16 maret 2005)

0 Comments:
Post a Comment
<< Home