Jutek
Katanya karena hormon, perasaan jadi jelek banget selama hamil ini. Perasaan kesal, cape dan hampa jadi berlebih-lebihan. Semua buku kehamilan berusaha meyakinkan kalau itu akibat perubahan hormon tapi aku yakin dari dasar diriku semua itu sudah ada dan sekarang menjadi lebih besar. Mengapa harus kesal? Entahlah aku sedih sendiri melihat tanganku banyak menolak peminta-minta di stasiun yang biasanya menerima sedikit uluran tangan. Pelit dan tidak ada rasa kasihan, berpikir-pikir sendiri, aku bingung dengan sikapku.
Tapi rasa sayang pada jagad jadi berlebih-lebihan, barangkali ada sedikit perasaan khawatir kalau nanti adiknya hadir perhatianku pada jagad jadi berkurang, meskipun aku bertekad itu tidak akan terjadi.
Ada rasa khawatir kejadian hampir 5 tahun silam terulang kembali setelah hampir tiga bulan, ternyata ketika periksa kembali ke dokter, dokter memberi kabar mengecewakan bahwa sang harapan tidak berkembang dan harus di kuretase. Menunggu waktu kontrol lagi masih lama, tapi rasa penasaran tidak bisa hilang. Semoga semua lancar, dan mau tidak mau harus memaksakan diri untuk tidak Jutek selama hamil ini
Tapi rasa sayang pada jagad jadi berlebih-lebihan, barangkali ada sedikit perasaan khawatir kalau nanti adiknya hadir perhatianku pada jagad jadi berkurang, meskipun aku bertekad itu tidak akan terjadi.
Ada rasa khawatir kejadian hampir 5 tahun silam terulang kembali setelah hampir tiga bulan, ternyata ketika periksa kembali ke dokter, dokter memberi kabar mengecewakan bahwa sang harapan tidak berkembang dan harus di kuretase. Menunggu waktu kontrol lagi masih lama, tapi rasa penasaran tidak bisa hilang. Semoga semua lancar, dan mau tidak mau harus memaksakan diri untuk tidak Jutek selama hamil ini
