Cinta yang Mulia
Mendung tebal ini membawa mendung di hati
Mendung tebal ini juga membawa cemas di hati
ketika hampa hati membawa diri
terombang ambing dalam jejak sendiri
Begitulah rasa berfluktuasi
seperti naik turunnya iman
ketika cinta, cinta dan cinta
apa yang ada di dada segera bergelora
Gelora cinta pada dia
lalu melanjutkan aliran pada dia
tiba pada dia
akhirnya menemukan dia
Tapi masih ada dia yang lain
siapa itu yang ikut mengetuk
sehingga kepalaku menoleh
terpaku pada aliran rasa yang berbeda pula
Pencarian itu tiba-tiba
sampai pada rasa cinta
yang paling mulia
Kutemukan pada malam
ketika sujud tahajjud
aku merasakan CintaNya
Mendung tebal ini juga membawa cemas di hati
ketika hampa hati membawa diri
terombang ambing dalam jejak sendiri
Begitulah rasa berfluktuasi
seperti naik turunnya iman
ketika cinta, cinta dan cinta
apa yang ada di dada segera bergelora
Gelora cinta pada dia
lalu melanjutkan aliran pada dia
tiba pada dia
akhirnya menemukan dia
Tapi masih ada dia yang lain
siapa itu yang ikut mengetuk
sehingga kepalaku menoleh
terpaku pada aliran rasa yang berbeda pula
Pencarian itu tiba-tiba
sampai pada rasa cinta
yang paling mulia
Kutemukan pada malam
ketika sujud tahajjud
aku merasakan CintaNya

0 Comments:
Post a Comment
<< Home